test sumatif literasi digital

1.Jelaskan ciri ciri berita hoax

-Penggunaan Judul yang Provokatif:
Penggunaan judul berita yang sangat mencolok, berlebihan, atau mengejutkan dengan tujuan untuk menarik perhatian pembaca dan memicu reaksi emosional.

-Sumber Informasi yang Tidak Dapat Dipercaya:
Pemberitaan yang berasal dari sumber yang tidak terverifikasi, situs web yang kurang dikenal, atau individu yang tidak memiliki kredibilitas.

-Penyajian Tanggal yang Tidak Sesuai:
Berita yang tidak mencantumkan tanggal publikasi atau menampilkan tanggal yang tidak relevan dengan konteks berita.
Klaim Tanpa Dukungan Fakta:
Klaim atau pernyataan yang dibuat tanpa disertai bukti konkret, data, atau referensi yang bisa diverifikasi.

-Penggunaan Foto atau Video yang Tidak Akurat:
Penggunaan foto atau video yang telah dimanipulasi atau diedit secara tendensius untuk mendukung narasi palsu.
Penyalahgunaan Bahasa atau Tata Bahasa yang Buruk:

-Berita yang mengandung banyak kesalahan ejaan, tata bahasa yang kurang benar, atau penggunaan kata-kata yang tidak standar.
Kurangnya Sumber Pendukung:

-Tidak adanya tautan atau referensi ke sumber eksternal yang dapat mengkonfirmasi klaim yang diajukan.

-Motif Politik atau Ideologis:
Berita palsu sering digunakan untuk mendukung agenda politik atau ideologis tertentu.

-Pemanfaatan Aspek Emosional:
Berita yang dirancang untuk memicu emosi pembaca, seperti kemarahan, ketakutan, atau kecemasan, tanpa memberikan analisis objektif atau fakta yang komprehensif.

-Kekurangan Kontradiksi atau Sumber yang Beragam:
Berita palsu cenderung menghindari mengakui atau mengabaikan fakta atau pandangan yang berbeda.

-Kurangnya Verifikasi oleh Sumber Terpercaya:
Klaim atau informasi yang tidak diverifikasi oleh sumber-sumber tepercaya atau tidak muncul dalam berita dari sumber yang dikenal.

-Isi yang Terlalu Menarik atau Sensasional:
Berita yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan atau terlalu buruk untuk menjadi kenyataan, seringkali menampilkan tawaran yang terlalu menggiurkan atau teori konspirasi yang sangat ekstrem.

-Ketidakjelasan Terkait Sumber:
Identitas penulis atau sumber informasi yang tidak dapat diketahui atau disembunyikan.
Penyebaran Cepat di Media Sosial:
Berita palsu sering kali menyebar dengan cepat di media sosial karena dibagikan tanpa verifikasi.

-Modifikasi atau Penciptaan Fakta:
Informasi yang pada awalnya benar, tetapi kemudian diubah atau dimanipulasi untuk menciptakan narasi yang palsu.

2.Jelaskan ciri-ciri berita valid

Kategori berita valid yang disebarkan melalui internet, dapat kita ketahui dengan mengamati ciri-cirinya, yaitu: 

Ciri-Ciri Berita Valid 

- Isi kontennya akurat, dengan penyajian fakta dan jika ada kesalahan mereka akan memperbaikinya. 

- Mencantumkan sumber terpercaya, seperti dokumentasi atau sumber wawancara, sehingga kita bisa mengetahui kebenarannya. 

- Judul berita mewakili isi artikel berita valid. 

- Judul berita tidak mempermainkan emosi pembaca. 

- Mencantumkan penulis artikel dan bisa dipertanggungjawabkan. 

- Menghasilkan kontennya sendiri dan tidak mengumpulkan konten berita dari sumber lain. 

- Jenis konten dapat diidentifikasi dengan jelas, misalnya laporan atau tajuk rencana. 

- Berita valid bukan hanya melaporkan suatu peristiwa, tetapi juga menanggapi peristiwa tersebut. 

- Berita valid ditulis dengan mengikuti kode etik jurnalistik. 

3.Berikan pesan dan kesan terhadap pelaksanaan pemilu 2024

Pesan: Baliho yang terlalu banyak di jalanan, sampah baliho bisa merusak estetika dan ekologi di jalanan, oleh karena itu sebaiknya baliho yang terpasang janganlah terlalu banyak. 

Kesan: Seperti yang saya dengar dari Orang tua saya bahwa kertas calegnya terlalu banyak, karena saya belum bisa memilih jadi itu membuat saya penasaran. 

4.Jelaskan etika berinternet

Etika Internet pada dasarnya sama dengan etika berkomunikasi di “dunia nyata” dalam kehidupan sehari-hari, seperti jujur, menggunakan kata-kata yang baik (sopan), ramah, serta berbicara jelas dan mudah dimengerti.

5.Jelaskan tentang digital Competence

Digital competency atau kompetensi digital menurut definisi dari schooleducationgateway.eu adalah salah satu dari delapan kompetensi utama yang mengacu pada penggunaan teknologi digital untuk informasi (literasi digital/teknologi), komunikasi dan pemecahan masalah.

6.Jelaskan tentang Digital transformation

Transformasi digital atau alih ragam digital adalah bagian dari proses teknologi yang lebih besar. Transformasi digital merupakan perubahan yang berhubungan dengan penerapan teknologi digital dalam semua aspek kehidupan masyarakat. 


7. Jelaskan tentang berita hoax yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa

Berita hoax dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa jika berita tersebut mengandung unsur SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan), ujaran kebencian, fitnah, provokasi, atau informasi yang menyesatkan.

Nomor Urut Pasangan Capres dan Cawapres pada Surat Suara Pilpres 2024 Berganti

Penjelasan :

Beredar sebuah unggahan video di media sosial TikTok yang mengeklaim perubahan nomor urut pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam surat suara Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024. Video tersebut memperlihatkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 2 dan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 3.

Faktanya, klaim dalam unggahan video tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari cekfakta.tempo.co, video yang memperlihatkan pasangan capres dan cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 2 dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 3 merupakan hasil suntingan, termasuk seragam yang digunakan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis desain final surat suara Pilpres 2024 yang menempatkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2 dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

8.Buatlah poster sederhana yang mengajak orang agar tidak percaya terhadap berita hoax



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah-istilah media sosial