Gambarku Jadi Nyata?!

                                 -
                                 -
"VIVI!!"terikan seorang guru paruh baya itu menggema di ruang kelasnya. 

"Vi..  Lu di pangil buk dora"bisik gadis yang duduk di samping Vivi yang bernama Nathalie. 

"Ah,  iya kenapa buk?" Jawab Vivi spontan.

"Hebat ya kamu ibuk ngejelasin kamu malah tidur, kenapa kamu ga pernah perhatikan penjelasan ibuk! "Celoteh guru itu. 

"Saya dengerin kok buk dan saya ngak tidur".

"Terus kalau kamu ngak tidur kamu ngapain?!".

"Saya dengerin penjelasan ibuk kok".

"Yaudah kalau kamu dengerin penjelasan ibuk, jelasin bagai mana cara mendapatkan hasil dari rumus ini?"tanya guru itu. 

"Ee...... "Vivi melongo karena tidak tahu apa yang akan di jawab olehnya. 

"Tuh kan! Ketahuan kamu ngak dengerin penjelasan ibuk, trus kamu ngapain aja selama ibuk menjelaskan?" Ujar guru itu, sekilas guru itu melihat gambar yang dibuat oleh Vivi. 

"Bagus ya kamu ibuk menjelaskan kamu malah ngambar, keluar sekarang!" Usir guru itu sambil mengambil gambar yang dibuat oleh Vivi tadi. 

"Iya buk..."

Saat istirahat para ciwi-ciwi ngumpul di kantin yaitu Vivi dan Nathalie mereka berdua menunggu kedatangan temanya yang lain. 

"Emang lu gambar apa sih vi? " tanya Nathalie pada Vivi. 

"Gw tadi gambar cowok gitu loh".

"Pantesan tadi gambar nya ga di robek ama buk dora, malahan dibawa ke kantornya".

"Padahal gw gambar nya lama".

"Yodah gambar ulang aja".

"Yodah deh".

"Ges, maaf gw telat gw traktir deh"ujar seorang gadis yang baru datang yang bernama Jeane. 

"Waah makasih Jeane" Ujar Vivi dan Nathalie serempak. 

Saat sampai di rumah Vivi melempar tas nya ke sembarang arah di kamarnya lalu melanjutkan mengambar seorang lelaki impiannya. 

"Gw gambar ulang lagi aja deh".

"Akhirnya gambar gw selesai, capek banget gilak" Ujar Vivi yang akhirnya menyelesaikan gambarnya saat ingin beranjak tidur ke kasur cahaya menyilaukan muncul dari kertas yang ia gunakan untuk mengambar lelaki tadi. 

"Hii" sapa seseorang yang tiba-tiba muncul di kamarnya. 

"Lah lu siapa?" ujar Vivi sambil keheranan

"Aku gambar mu" balasnya. 

"Gak-gak mungkin gambar gw jadi nyata" elak Vivi yang tidak percaya gambarnya menjadi nyata. 

"Iya...lihat aja kertas tadi kosong" ujarnya sambil meyakinkan Vivi. 

"Lha iya yah"ujar Vivi sambil terkejut. 

"Kok bisa? " tanya Vivi sambil keheranan. 

"Ohya lu ngasih nama gw siapa, kan lu yang gambar jadi lu yang ngasih nama" tanya nya. 

"Nama lu Rev, bagus kan" ujar Vivi bangga. 

"Pasaran tuh nama " ujar Rev. 

"Ya... Biarin aja napa..kan gw ngga sekreatif itu.."

"Iya-iya dehh, eh btw gw boleh tinggal di sini kan?" Tanya Rev. 

"Ya.. Boleh sihh, tapi lu mau tidur dimana? Yakali kan satu kasur sama gw" Vivi mencoba berfikir dimana gambar ini akan ditempatkannya

Tiba-tiba Vivi berkata "Gw tau!" Rev terkejut saat Vivi tiba-tiba saja membuka suara

"Ngagetin aja lo".

"Hehe, oke jadi gini... Gimana kalau lu tidur di lemari gw aja?"

"Hahhh?!" Rev terbelalak "Mana muat gw di lemari lu!" Tambahnya

"Ya... Mau dimana lagi"

"Gimana kalau di bawah kasur lu aja? Gw perhatiin kayaknya kasur lo cukup tinggi dan kolong kasurnya kayaknya juga bersih" jelasnya

"Terserah lo aja" Vivi mengangkat bahunya. 

Dan dia menghabiskan malam itu dengan Rev ia bermain Uno, permainan papan, dan semua permainan yang ada di kamar Vivi, akhirnya Vivi memutuskan untuk tidur dan saat dia bangun ia terjatuh dari kasurnya lalu saat melihat di kolong kasurnya ia tidak menemukan Rev, dia segera berdiri dan mengecek kertas kemarin dan gambar Rev masih di dalam kertas, dia terkejut

"R-rev?" Gumamnya

Vivi kemudian sadar bahwa itu hanyalah mimpi, mimpi aneh yang terasa nyata. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah-istilah media sosial