imajinasi

                                    -
                                    -
                                    -
Musim pun sudah berganti di indonesia, sekarang sudah mulai masuk bulan desember.
Ujian di sekolahku sudah dimulai,tapi aku masih tidak serius untuk belajar. 
Hari ini aku ujian dan nilaiku...50
"Oi,Ani nilai mu berapa?" Seorang gadis bertanya kepadaku.

"Eee.. Nilai ku 50,setidak nya ada peningkatan lah"jawabku.

"Hehe iya ohya rui emang nilai mu berapa?"aku berbalik bertanya padanya. 

"Haha nilaiku 60 setidaknya nilai ku lebih tinggi darimu, hehe" jawabnya sambil nyengir

"Ih...gimana sih Buk Wati, kan tadi kamu nyontek aku!"marahku

"Yaudah sabar aja, mungkin nilaimu rendah karna tulisan mu jelek, hahaha" ejeknya 

"Huh... Kalian segitu aja bangga liat aku" seorang anak laki laki bernama rendra mendatangi ku dengan bangga dia manunjukan kertas ulangannya,dengan nilai 80.

"Terus kenapa?Kamu kira aku peduli ha?" 
Rendra pergi dengan memasang muka kesal.

Aku dan Rui tertawa terbahak bahak,dan tidak terasa bel pulang sudah berbunyi,aku bergegas bersiap-siap untuk pulang. 

Sesampainya di rumah, aku dihadang oleh ibuku didepan pintu rumah "Gimana uljian nya?,nilai mu berapa?.."tanya ibuku sambil menaikkan salah satu alisnya. 

Aku memperlihatkan nilai ujianku kepada ibuku dan yaaa....Dia marah dengan megeluarkan kata kata kasar kepada ku "Kamu anak ga guna!Ulangan aja gak pernah dapat nilai yang bisa buat ibu bangga!" Dan bla bla bla,aku hanya diam dan langsung pergi ke kamar dan mengunci diri ku di kamar. 

Dan saat aku menghampiri meja belajarku, aku melihat sebuah kotak yang aneh. 

"Kotak aneh apa itu?, keknya itu bukan punyaku deh" dan dengan rasa kepo aku memencet tombol yang ada di kotak itu 
BOOM!! Seketika keluar seorang gadis cantik dengan telinga dan ekor seperti serigala.

Dengan nada gugup aku bertanya"ka.. Kau siapa?."

"Aku?,adadehh... Kepo yaa"katanya sambil nyengir

"Sekarang ayo belajar cepat!.."dia menyuruhku

"Siapa sih?..suruh suruh aja!.."kesalku

"Udah ayo cepat belajar aja, biarku ajarin ampe pintar"

"Sokab banget sihh! Emangnya kamu siapa?" Ujarku

Dia menatapku dengan tatapan pembunuh yang membuatku gemetar ketakutan

"Iya-iya aku belajar jangan tatap aku kayak gitu.." Ujarku, setelah aku mengatakan itu tatapannya kembali menghangat

Walaupun aku tidak tahu dia siapa tapi entah kenapa aku merasakan rasa yang nyaman saat dia mengajariku, dia bahkan selalu mengajariku dengan lembut.. Mungkin, aku selalu merasakan kasih sayang seorang ibu saat bersamanya. 

Dia mengajariku sampai saat ujian berikutnya nilai ku...90
"Ani nilai mu berapa klo aku sih 60 lagi hehe"

Aku masih tercengang dengan nilai ku,ini pertamakalinya saat aku smp aku mendapat kan nilai 90,Rui melihat dan dia ikut tercengang.

"K-Kenapa nilai mu bisa segitu?.."ujarnya

"Aku juga nga tau nilai ku kenapa bisa segini"

"wah aku harus belajar lebih giat ni, Kau sudah melampauiku."ejeknya

Rui berbicara dengan nada meledek. 
Semakin lama semakin lama nilai ku terus naik saat pembagian rapot nilai ku bisa di bilang bagus dan ibu  terus memujiku. 

Saat aku sampai di rumah aku langsung masuk kamar dan mencari cari seseorang yang selalu mengajariku. 

"Oii.... Kamu dimana??"teriakku

Aku mencarinya diseluruh kamarku, Ibuku yang kebingungan karena mendengar suara teriakkanku menghampiri ku. 

"Kamu kenapa teriak-teriak" tanya Ibuku

"Ibu liat si...itu, orang yang selalu belajar sama aku, aku nyariin dia" jelasku

Ibuku kebingungan "Bukannya kamu selalu belajar sendirian ya? Tapi ibu sering liat kamu ngomong sendirian, kamu pasti berimajinasi" Ujar ibuku

"Ohh, yaudah gajadi bu, kayaknya aku lagi aneh aja hari ini, hehe"

"Yaudah, jangan lupa belajar ya" ujar ibuku sebelum meninggalkan kamarku

"Kenapa kamu ninggalin aku? Kamu aja belum memperkenalkan dirimu mungkin orang lain menganggap ku berimajinasi tapi kehadiranmu terasa sangat nyata bagiku, aku akan menganggapmu ibuku, kehangatan yang kamu berikan seperti seorang ibu, terimakasih"
                                   -                                 
                                   -
                                  🦋


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah-istilah media sosial